Numeracy Journal has moved to a new address at ejournal.bbg.ac.id/numeracy

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING

Fitriati Fitriati, Jazuli Jazuli

Abstract


Rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika menjadi perhatian utama  semua pihak pada saat ini. Hal tersebut disebabkan karena berbagai faktor seperti kemampuan guru, kesiapan siswa dan metode belajar yang digunakan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut yaitu dengan intense nya penggunaan metode problem solving karena penyelesaian masalah merupakan kegiatan yang sangat penting dalam pembelajaran matematika, karena prosedur penyelesaian masalah dapat melatih kemampuan analisis siswa yang diperlukan untuk menghadapi masalah yang ditemuinya baik dalam pembelajaran matematika maupun dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan dalam  memecahkan masalah matematika, dimana materi yang dibahas dalam penelitian ini adalah bilangat bulat. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-4 SMP N 18 Banda Aceh dengan jumlah siswa sebayak 25 orang.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus pertama terdiri atas 2 kali pertemuan dan siklus kedua 1 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi pelaksanaan pembelajaran dengan metode problem solving, tes disetiap  siklus untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika, danangket motivasi siswai.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII-4 SMP Negeri 18 Banda Aceh mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu dengan rata-rata skor pada siklus Isebesar 52.53% termasuk dalam kategori sedang dan skor pada siklus II 68.93% termasuk dalam kategori tinggi dan didukung dengan meningkatnya tingkat ketuntasan siswa yaitu 16% pada tes pra siklus meningkat 48% pada siklus I dan meningkat  sampai 80% padasiklus II yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil tersebut juga didukung dari hasil angket Motivasi belajar terhadap pembelajaran matematika denga persentase rata-rata 2.8% tergolong dalam kategori ‘termotivasi” yang telah dilakukan dengan metode problem solving.

Kata kunci: Motode Problem Solving, Motivasi Siswa, Kemampuan Pemecahkan Masalah Matematika

Full Text:

PDF

References


Aqib, Zainal. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : Yrama Widya.

Asikin. 2011.implementasi pendekatan pmecahan masalah (problem Solving) untuk Meningkatkan kompetensi Matematika Siswa.Disertai. yogyakarta. UNY

Azwar, Saifuddin. 2010. Motivasi dalam belajar. Diambil tanggal 16 mei 2014. http://azwar.staff.ugm.ac.id/files/2010/05/Motivasi-dalambelajar1.pdf

Bell Frederick. 1978. Teaching And Learning Mathematics The Secondary School. Lowa : Wm C. Brown Company Publisher

Bamberger and Oberdorf. 2007. Introduction to Connection: Grades 3-5. PortSmouth: Heinemann’s Math Process Standards Series .

Dimayanti dan Mujino. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Erman Suherman. 2001. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung : JICA-UPI

Hamzah 2003. Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Matematika SiswaSekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri di Bandung melalui PendekatanPengajuan Masalah. Bandung: Disertasi SPs UPI.

Kisworo, A. 2000. Pembelajaran Pemecahan Masalah pada PembelajaranGeometri di Kelas I SMU Petra 5 Surabaya. Tesis. Surabaya : PPS

Mathematics Through Problem solving. Dalam http://www.mathgoodies.com/articles/. diakses April 2016.

Margarani. 2014. Upaya meningkatkan Motivasi dan Kemampuan

pemecahan masalah matematika dengan contextualteaching & learning siswa kelas VII eSMP N 1 Srandakan. Disertai. Universitas PGRI Yogyakarta.

Mawaddah, Anisah. 2015. Kemampuan pemecahan masalah Matematis siswa pada pembelajaranMatematika dengan menggunakan model pembelajaran Generatif

(Generative Learning) di SMP. Disertai. Universitas Lambung Mangkurat.

Novita, R. 2012. “Pengembangan Soal Pemecahan Masalah Matematika Model Pisa Level Moderate Dan Most Difficult Untuk Siswa Sekolah Dasar”. Disertai. Universitas Sriwijaya

Kemp, Jerold E. 1977. Instructional Design. California: David S Lake Publishers

Komariah, K. 2011. “Penerapan Metode Pembelajaran Problem SolvingModel Polya Untuk MeningkatkanKemampuan Memecahkan Masalah Bagi Siswa Kelas Ix JDi Smpn 3 Cimahi” disertai., Universitas Negeri Yogyakarta

Polya, G. 1990. How To Solve It second edition. New Jersey: Princeton University Press.

Primandari. 2010. Upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas viiia SMP N 2 Nanggulandalam pembelajaran Matematika pokok bahasanbangun ruangmenggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think-pair-square. Disertai. Universitas negeri yogyakarta

Suydam, M. N. “Untangling clues from research on problem solving” dalam Krulik, S. & Reys, R. E. (editor). 1980. Problem solving in school mathematics. New York: the National Council of Teachers of Mathematics, Inc.

Sumardyono. Kepala Unit Litbang atau R&D pada Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika (PPPPTK Matematika). Kandidat Doktor Matematika UGM.

Suharsimi Arikunto, dkk . 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi

Aksara

Shadiq, F. 2004. Pemecahan Masalah, Penalaran dan Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika. Depdiknas Dirjen Dikdasmen PPPGMatematika. Yogyakarta.

Turmudi. 2008. Pemecahan Masalah Matematika pdf diakses pada tanggal 4 april 2016, dari: http://file.upi.edu/browse.php?dir=Direktori/FPMIPA/JUR_PEND_Matematika/196101121987031-Turmudi/.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasi Pada Kurikulim Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana


Article Metrics

Abstract views: 869   PDF views: 282