ANALISIS KESALAHAN KONSEP MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN INDUKSI MATEMATIKA DI STKIP BINA BANGSA GESEMPENA BANDA ACEH

Nurul Fajri, Ahmad Nasriadi, Dewi Nirmala

Abstract


Salah satu pokok bahasan yang sering dianggap sulit bagi mahasiswa dalam mata pelajaran matematika adalah penelaran dan pembuktian dan membutuhkan pemikiran yang kritis serta memerlukan abstraksi yang logis. Mengingat Kemampuan matematika mahasiswa dapat dilihat dari penguasaan mahasiswa terhadap materi. Salah satunya adalah dengan memberikan evaluasi kepada mahasiswa. Kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan soal tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa menguasai dan memahami materi.Oleh karena itu, adanya kesalahan-kesalahan tersebut perlu diidentifikasi dan dicari faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya kemudian dicari solusi penyelasainnya. Dengan demikian, informasi tentang kesalahan dalam menyelasaikan soal-soal mateamatika tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester V program studi matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh tahun 2018/2019. Dilihat dari keseluruhan kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa mencakup semua jenis kesalahan yaitu kesalahan konsep, kesahahan teknis, kesalahan interpretasi bahasa, dan kesalahan penarikan kesimpulan. Kesalahan konsep, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah sebesar 36% yang berupa kesalahan dalam penggunaan rumus pemahaman konsepnya masih rendah. Kesalahan teknis, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa  adalah sebesar 29% dengan penyebab kesalahan yang dilakukan mahasiswa yaitu berupa kesalahan penyelesaian. Kesalahan interpretasi bahasa, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah sebesar 19% dengan penyebab kesalahan mahasiswa salah dalam menginterpretasikan simbol-simbol dalam bahasa matematika. Kesalahan penarikan kesimpulan, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah sebesar 16% dengan penyebab kesalahan mahasiswa yang berupa mahasiswa melakukan penarikan kesimpulan tampa adanya alasan pendukung yang benar dan tidak sesuai panalaran yang logis.

 

Kata Kunci: Analisis, Kesalahan Mahasiswa, Induksi Matematika

 

One of the subjects that is often considered difficult for students in mathematics is learning and proof and needs for good thinking and requires logical abstraction. Accepting students 'mathematical abilities can be seen from students' mastery of the material. One way is to provide evaluations to students. Student mistakes in working on this problem can be one of the instructions to find out where students understand and understand the material. Because the problem needs to be questioned and searched for any factors that influence it then sought solutions to solve it. Thus, information about problems in aligning mathematical problems can be used to improve the efficiency and efficiency of mathematics learning. The type of research used is qualitative research. The subjects of the study were the fifth semester students of the STKIP Bina Bangsa Getsempena mathematics program in Banda Aceh in 2018/2019. Judging from the overall mistakes made by students complete all types of errors due to concept errors, technical validity, misinterpretation of language, and mistakes in the selection of conclusions. Concept errors, errors made by students amounted to 36% consisting of errors in the use of the concept of understanding is still low. Technical errors, mistakes made by students amounted to 29% with the cause of errors made by students namely as mistakes. Misinterpretation of language, errors made by students is 19% with students' mistakes in interpreting symbols in mathematical language. Error in making conclusions, mistakes made by students amounted to 16% with the cause of errors of students who are students make conclusions without any supporting reasons that are correct and not in accordance with logical reasoning.


Keywords: Analyzed, students obstecles, mathematics induction

Abstrak

Salah satu pokok bahasan yang sering dianggap sulit bagi mahasiswa dalam mata pelajaran matematika adalah penelaran dan pembuktian dan membutuhkan pemikiran yang kritis serta memerlukan abstraksi yang logis. Mengingat Kemampuan matematika mahasiswa dapat dilihat dari penguasaan mahasiswa terhadap materi. Salah satunya adalah dengan memberikan evaluasi kepada mahasiswa. Kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan soal tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa menguasai dan memahami materi.Oleh karena itu, adanya kesalahan-kesalahan tersebut perlu diidentifikasi dan dicari faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya kemudian dicari solusi penyelasainnya. Dengan demikian, informasi tentang kesalahan dalam menyelasaikan soal-soal mateamatika tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester V program studi matematika STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh tahun 2018/2019. Dilihat dari keseluruhan kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa mencakup semua jenis kesalahan yaitu kesalahan konsep, kesahahan teknis, kesalahan interpretasi bahasa, dan kesalahan penarikan kesimpulan. Kesalahan konsep, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah sebesar 36% yang berupa kesalahan dalam penggunaan rumus pemahaman konsepnya masih rendah. Kesalahan teknis, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa  adalah sebesar 29% dengan penyebab kesalahan yang dilakukan mahasiswa yaitu berupa kesalahan penyelesaian. Kesalahan interpretasi bahasa, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah sebesar 19% dengan penyebab kesalahan mahasiswa salah dalam menginterpretasikan simbol-simbol dalam bahasa matematika. Kesalahan penarikan kesimpulan, kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah sebesar 16% dengan penyebab kesalahan mahasiswa yang berupa mahasiswa melakukan penarikan kesimpulan tampa adanya alasan pendukung yang benar dan tidak sesuai panalaran yang logis.

 

Kata Kunci: Analisis, Kesalahan Mahasiswa, Induksi Matematika

 

Abstract

One of the subjects that is often considered difficult for students in mathematics is learning and proof and needs for good thinking and requires logical abstraction. Accepting students 'mathematical abilities can be seen from students' mastery of the material. One way is to provide evaluations to students. Student mistakes in working on this problem can be one of the instructions to find out where students understand and understand the material. Because the problem needs to be questioned and searched for any factors that influence it then sought solutions to solve it. Thus, information about problems in aligning mathematical problems can be used to improve the efficiency and efficiency of mathematics learning. The type of research used is qualitative research. The subjects of the study were the fifth semester students of the STKIP Bina Bangsa Getsempena mathematics program in Banda Aceh in 2018/2019. Judging from the overall mistakes made by students complete all types of errors due to concept errors, technical validity, misinterpretation of language, and mistakes in the selection of conclusions. Concept errors, errors made by students amounted to 36% consisting of errors in the use of the concept of understanding is still low. Technical errors, mistakes made by students amounted to 29% with the cause of errors made by students namely as mistakes. Misinterpretation of language, errors made by students is 19% with students' mistakes in interpreting symbols in mathematical language. Error in making conclusions, mistakes made by students amounted to 16% with the cause of errors of students who are students make conclusions without any supporting reasons that are correct and not in accordance with logical reasoning.

Keywords: Analyzed, students obstecles, mathematics induction

Full Text:

PDF

References


Ardiawan, Yadi. 2015. Efektivitas Pendekatan Scientific Dalam Mata Kuliah Trigonometri Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP PGRI PONTIANAK. Jurnal.

Andriani, Ari. 2011. Eksperimentasi Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Dan Problem Solving Pada Pembelajaran Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Sekecamatan Kunduran Blora Ajaran 2010/2011. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Ardiawan, Yadi. 2011. Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Induksi Maatematika di IKIP PGRI Pontianak. Jurnal.

Almeida, D. 2000. A Survey Of Matematics With Proof : Some Implication For Matematics Aducation. International Journal Of Matematics Education In Science and Technology.

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Edisi 2. Jakarta : Bumi Aksara.

Baiduri. 2017. Analisis Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang Dalam Pembuktian Induksi Matematika.Universitas Muhammadiyah Malang. Jurnal.

Baiduri. 2002. Persamaan Diferensial Dan Matematika. Universitas Muhammadiyah Malang. http://opac.kaltimprov.go.id/ucs/index.php?p=show_detail&id=56970.

Budhi, Wono Setya. 2006. Langkah Awal Menuju ke Olipiade Matematika. Jakarta Selatan.

Depdiknas. 2002. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching And Learning). Jakarta : Depdiknas.

Febriyani, Veronica Dyah. 2015. Analisis Keasalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Bilangan Berpangkat Pada Siswa Kelas X SMK Kanisius 1 Pakem Tahun Pembelajaran 2014/2015. Skripsi.

Gatot, Muhsetyo, dkk. 2007. Pembelajaran Matematika SD. Jakarta : Universitas Terbuka.

Hudoyo, Herman. 1990. Strategi Mengajar Belajar Matematika. Malang : IKIP Malang.

Iwan. Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Banda Aceh Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pada Pokok Bahasan Segiempat Berdasarkan Kriteria Polya. Skripsi.2017.

Karso, dkk. Pendidikan Matematika, Jakarta : Universitas Terbuka, 2011.

Kemendikbud, Matematika SMA Kelas XI, Edisi Revisi 2017, Jakarta. 2017.

Lestari, Kurnia Eka dan Yudhanegara, Muhammad Ridwan. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. (Bandung: Refika Aditama).

Lerner, R.M.dkk. 2009. Report of the findings from the first six years of the 4-h study of positive youth development. [online]. Diakses dari : http://www.4-h.org/uploadedFiles/About_Folder/Research/Tufts_Data/4-H-Positive-Youth-Development-Study-weve-6.pdf.

Muljono, P,dan Djaali. 2007. Pengukuran Dalam Bidang Pedidikan. Jakarta : Grasindo.

National Research Council. 2001. Adding It Up : Helping Children Learn Mathematics. Washington, DC : National Academy Press.

Sumarmo, Utari. 2010. Berpikir Dan Disposisi Matematik : Apa, Mengapa, Bagaimana Dikembangkan Pada Peserta Didik. Artikel pada FPMIPA UPI Bandung.

Siswandi, Erlan. Dkk. 2016. Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Kontekstual Pada Materi Segi Empat Berdasarkan Analisis Nawton Ditinjau Dari Perbedaan Gender (Studi Kasus Pada Siswa Kelas VII SMPN 20 Surakarta). Jurnal.

Sumarno, U. 1987. Kemampuan Pemahaman dan Penalaran Matematika Siswa dikaitkan dengan Kemampuan Penalaran Logik Siswa dan Beberapa Unsur Proses Belajar Mengajar. Disertai pada PPs UPI : tidak diterbitkan.

Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Suherman. E. (2001). Pembelajaran Metametika Komputer. Bandung : JICA

Taufik, Azin. 2016. Diagnosis Kesulitan Mahasiswa di Universitas Kuningan dalam Pembuktian Menggunakan Induksi Matematika Beserta Upaya Mengtasinya Menggunakan Scaffolding. Jurnal.

Wahdani, Sri. 2010. Teknik Pengembangan Intrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika Di SMP/MTS, 3. Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidikan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika 1-31.

Wiyanti, Tri. 2011. Pengembangan Student Worksheet Berbahasa Inggris SMP Kelas VIII Pada Pembelajaran Aljabar Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel dengan Pendekatan Pemacuhan Masalah Berbasis Kontruktivisme. Universitas Negeri Yogyakarta.

Zainal, Abidin Muhammad. 2011. Teori belajar konstruktivisme vygotsky dalam pembelajaran matematika. http://masbiet.files.wordpress.com/2011/05/modul-matematika-teori-belajar-vygotsky.pdf.


Article Metrics

Abstract views: 6   PDF views: 5